bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Selamat Datang - SiapBlanja, hadir untuk melengkapi kebutuhan anda. SiapBlanja menyediakan Pohon Bidara Arab

Monday, October 7, 2013

Menolak pikiran “katanya”



Sejatinya manusia adalah makhluk sosial, betul adanya, dan itu sudah saling membutuhkan. Tapi kadang terlupa akan pikiran kita yang sering mengambil informasi “katanya” tanpa pembuktian. Ya “katanya” mungkin manis di dengarkan dan manis di sampaikan kepada yang lain. Perasaan menolak kadang tidak bisa karena hal yang menyelimuti pikiran kita yang haus informasi.
Idealnya “katanya” tak disampaikan begitu saja, tapi kadang dalam dunia pemasaran “katanya” adalah senjata ampuh yang mematikan pelanggan, akhirnya tergiur. Bukan menolak tapi menerima, itu biasanya yang terjadi dan terus terjadi jika kita tak mau belajar menolaknya, sebelum adanya pembuktian.
Menolak “katanya” juga wajib untuk menjajaki dunia investasi yang pada intinya hanya menawarkan berbagai macam kelebihan dan tanpa menyampaikan resiko yang berimbang. “katanya” kadang menggiurkan dan juga mengganti pikiran kita yang ragu-ragu jadi mau. Awas kemampuan otak yang berputar cepat juga dipengaruhi oleh buaian yang manis yaitu “katanya”.
Lebih mengutamakan pembuktian dan cari bukti yang relevan dan banyak dari sumber yang terpercaya itu lebih baik dari hanya mendengar “katanya”. Memang betul  pembuktian butuh waktu yang lama, tapi sebanding dengan apa yang nanti kita dapatkan juga.
Tugas selanjutnya kita menjadi seorang investor profesional adalah menolak pikiran “katanya” tapi menerima pembuktian.
“sedikit tapi pasti” belajar mengendalikan pikiran adalah penting di segala kondisi.

telegram

0 comments:

Post a Comment